Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

By | April 16, 2018

Pada kesempatan ini kami akan bahas berkaitan dengan Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Pengertian  Waralaba? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise yakni pengontrolan bisnis dengan sistim penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan siasat memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang populer, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise adalah suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Usaha franchise adalah sistem pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, cara penjualan, sistim perapihan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan bisnis dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan metode-metode yang telah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Waralaba yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan wujud dan sistim bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu metode pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian info terkait dengan Tahu Pengertian Waralaba? Mengapa Engga!, semoga post kali ini mencerahkan kalian. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *