Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | Agustus 14, 2018

Di postingan ini kami akan bahas perihal Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise adalah penguasaan usaha dengan cara pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun diberi hak buat membuka bisnis dan memakai keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan upaya memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise yakni suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis waralaba yakni teknik pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise ialah suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat negosiasi jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, taktik penjualan, taktik pembenahan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan cara-cara yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Waralaba yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya mengaplikasikan bentuk dan sistem bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu metode marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi terkait dengan Tahu Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, semoga artikel kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Tolong postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *