Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

By | Agustus 10, 2018

Pembahasan kita sekarang ialah Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan usaha dengan cara pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistem usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Franchise merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yakni suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis waralaba adalah taktik pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, sistem penjualan, strategi pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan upaya-upaya yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan bentuk dan sistem usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistem marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info seputar Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Enggak!, kami harap postingan ini membantu teman-teman semua. Tolong postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *