Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

By | Oktober 6, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan seputar Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengontrolan bisnis dengan metode penyerahan hak pemakaian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberikan wewenang untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistem usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah strategi memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Bisnis waralaba ialah metode pemasaran yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise yakni satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha contohnya sistem manajemen, metode penjualan, siasat pemberesan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan waralaba. Pada tata tertib itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melakukan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan taktik-taktik yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menggunakan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Tahu Pengertian Usaha Franchise? Mengapa Engga!, kami harap postingan ini membantu sahabat semua. Kami berharap artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *