Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | November 26, 2018

Pembahasan kita sekarang ialah Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Pengertian  Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengendalian bisnis dengan system pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan strategi memperluas network bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam melaksanakan bisnis. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang punya merek dagang terkenal, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Usaha waralaba yaitu taktik pemasaran yang bertujuan membangun jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise adalah satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, sistem penjualan, siasat perapihan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan taktik-taktik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Waralaba yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan sistem usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info mengenai Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!, semoga postingan kali ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *