Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

By | November 20, 2018

Topik kita sekarang adalah Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Pengertian  Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol usaha dengan sistim penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistem usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah cara memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba ialah suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Usaha waralaba adalah sistem pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat negosiasi jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, sistim penjualan, sistim pemberesan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada peraturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengoperasikan usaha dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Franchise yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang rata-rata menerapkan format dan sistim usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu siasat marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info perihal Tahu Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!, semoga postingan kali ini berguna buat kalian. Mohon artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *