Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

By | Oktober 13, 2018

Topik kita kali ini ialah Tahu Definisi Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Definisi  Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, franchise yaitu pengaturan bisnis dengan cara penyerahan hak pemakaian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah teknik memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Bisnis franchise adalah sistem pemasaran yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, cara penjualan, siasat pemberesan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada tata tertib itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan teknik-teknik yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memakai wujud dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah sistem marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi perihal Tahu Definisi Waralaba? Why Not!, kami harap post kali ini mencerahkan teman-teman semua. Mohon postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *