Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

By | Agustus 15, 2018

Sekarang kami akan jelaskan mengenai Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise yakni pengaturan usaha dengan metode penyerahan hak penerapan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan sistem usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Bisnis franchise yakni upaya marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yakni satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistem penjualan, metode pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada regulasi tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat melangsungkan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Waralaba yaitu system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan bentuk dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise merupakan satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah system pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info seputar Tahu Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Tidak!, semoga postingan ini mencerahkan kalian. Tolong postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *