Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

By | Maret 20, 2018

Pada kesempatan ini kami akan bahas berkaitan dengan Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan bisnis dengan metode penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni cara memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan usaha. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Usaha waralaba ialah cara pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba adalah suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, strategi pembenahan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada aturan itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistim usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah cara marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi mengenai Tahu Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!, kami harap artikel kali ini membantu kalian. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *