Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

By | Desember 23, 2018

Kali ini kami akan bahas perihal Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise ialah kontrol bisnis dengan sistim pemberian hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberi wewenang untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu strategi memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kondang, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha waralaba yaitu taktik marketing yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kontrak jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, cara penjualan, sistem pemberesan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Pada regulasi tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengadakan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan kiat-kiat yang udah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memakai format dan sistem bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah siasat marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Enggak!, semoga post kali ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *