Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

By | April 7, 2018

Topik kita sekarang yaitu Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba yakni pengontrolan bisnis dengan sistim pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan sistem memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Franchise yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Usaha waralaba ialah teknik marketing yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, taktik penjualan, cara perapihan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut negosiasi franchise. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat mengoperasikan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan strategi-strategi yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Waralaba merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan format dan sistem usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi seputar Tahu Definisi Usaha Franchise? Mengapa Engga!, kami harap artikel ini berguna buat Anda. Kami berharap post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *