Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | April 29, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan mengenai Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, franchise yaitu pengontrolan bisnis dengan cara pemberian hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistem usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu cara memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan usaha. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Usaha waralaba ialah taktik marketing yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise ialah satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasihat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, metode penjualan, sistim pembenahan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kontrak franchise. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan kiat-kiat yang sudah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memakai wujud dan sistem bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu metode pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!, kami harap artikel ini bermanfaat untuk kalian. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *