Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

By | Desember 8, 2018

Di artikel ini kami akan ulas tentang Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan bisnis dengan metode penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberi kewenangan untuk membuka usaha dan melakukan keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu metode memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Waralaba ialah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Bisnis waralaba merupakan cara pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan perjanjian jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, taktik penjualan, siasat pembenahan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada regulasi tersebut, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menunaikan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan format dan sistim usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info seputar Tahu Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!, kami harap artikel ini berguna untuk kawan-kawan semua. Tolong post ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *