Tahu Definisi Franchise? Why Not!

By | November 29, 2018

Sekarang kami akan ulas seputar Tahu Definisi Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi  Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengaturan usaha dengan sistim penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga diberikan hak buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan system usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba yakni satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merek dagang kondang, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Bisnis waralaba adalah metode pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, taktik penjualan, siasat perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada tata tertib itu, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengerjakan usaha dengan merek, nama, system, prosedur, dan strategi-strategi yang telah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Franchise adalah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan format dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi seputar Tahu Definisi Franchise? Why Not!, semoga postingan ini berguna untuk teman-teman semua. Tolong postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *