Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

By | Februari 7, 2019

Pembahasan kita kali ini yakni Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi  Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan penguasaan usaha dengan system pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberi kewenangan buat membuka usaha dan memakai keseluruhan system usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni teknik memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha waralaba merupakan teknik pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise yakni suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan negosiasi jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, sistem penjualan, sistim pemberesan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan metode-metode yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan format dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu siasat marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi tentang Tahu Definisi Franchise? Mengapa Enggak!, kami harap artikel ini mencerahkan sahabat semua. Kami berharap artikel ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *