Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

By | Desember 15, 2018

Topik kita sekarang yakni Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Definisi  Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba ialah penguasaan bisnis dengan system penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah siasat memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Waralaba adalah suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Usaha franchise merupakan taktik pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise yakni suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kontrak jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, metode penjualan, system perapihan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada aturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melaksanakan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan upaya-upaya yang udah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Waralaba yakni system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan wujud dan sistem usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian info perihal Tahu Definisi Franchise? Mengapa Engga!, semoga artikel kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *