Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

By | November 22, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan tentang Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Tahu Definisi  Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise ialah kontrol bisnis dengan sistem pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun dikasih wewenang untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah strategi memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha franchise adalah cara marketing yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, cara pemberesan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Waralaba yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memakai bentuk dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info tentang Tahu Definisi Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!, semoga post kali ini mencerahkan Anda. Tolong artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *