Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

By | September 26, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan usaha dengan system penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah sistem memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise merupakan suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha franchise adalah metode marketing yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, cara penjualan, system pemberesan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan taktik-taktik yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Franchise yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang rata-rata menggunakan format dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu teknik pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi seputar Tahu Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap artikel kali ini berguna buat Anda. Tolong post ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *