Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

By | Januari 3, 2019

Kali ini kami akan bahas seputar Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, waralaba merupakan penguasaan bisnis dengan sistim pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi wewenang untuk membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni siasat memperluas jaringan usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam melakukan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha waralaba ialah cara marketing yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise ialah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan negosiasi jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, teknik penjualan, sistem pembenahan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan siasat-siasat yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Waralaba yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memakai bentuk dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah cara pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi berkaitan dengan Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Pemerintah Indonesia, kami harap artikel ini mencerahkan Anda. Tolong artikel ini dishare biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *