Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

By | Agustus 23, 2018

Sekarang kami akan bahas berkaitan dengan Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan usaha dengan cara pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan untuk membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu teknik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kondang, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba yaitu suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Usaha franchise yakni taktik pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise ialah suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, sistim penjualan, taktik penataan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai format dan system usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi tentang Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Para Ahli, kami harap artikel kali ini membantu kawan-kawan semua. Tolong artikel ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *