Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | November 25, 2018

Topik kita sekarang adalah Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian  Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise merupakan pengaturan usaha dengan sistim pemberian hak penggunaan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka bisnis dan mengoperasikan keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Usaha franchise yakni metode marketing yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, siasat penjualan, siasat penataan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut negosiasi waralaba. Pada regulasi tersebut, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengerjakan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Waralaba merupakan sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistem bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistem pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian info berkaitan dengan Pengertian Waralaba atau Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, semoga artikel ini bermanfaat buat kawan-kawan semua. Mohon postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *