Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

By | April 11, 2018

Kali ini kami akan jelaskan tentang Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, franchise yaitu pengontrolan bisnis dengan sistim pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah strategi memperluas jaringan usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merk dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Usaha waralaba yaitu cara marketing yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistem penjualan, taktik pembenahan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan teknik-teknik yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Franchise yakni system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan format dan system usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi terkait dengan Pengertian Usaha Waralaba Menurut International Franchise Association, kami harap post ini mencerahkan kalian. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *