Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

By | Desember 27, 2018

Di artikel ini kami akan bahas mengenai Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dengan kata lain, waralaba ialah pengontrolan bisnis dengan sistem penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga dikasih wewenang buat membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni cara memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yakni suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Bisnis franchise merupakan teknik pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistem penjualan, metode perapihan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan metode-metode yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya menggunakan format dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah teknik marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi seputar Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut IFA, kami harap postingan kali ini mencerahkan kalian. Kami berharap post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *