Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

By | Mei 20, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan perihal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan usaha dengan metode pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka bisnis dan melakukan keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan siasat memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Bisnis franchise yaitu siasat marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan persetujuan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, sistim penjualan, sistem pemberesan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada aturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan siasat-siasat yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Waralaba yakni system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya memakai format dan sistem bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu metode marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi terkait dengan Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise Menurut AFI, kami harap postingan ini mencerahkan sahabat semua. Tolong artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *