Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

By | Oktober 18, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengaturan usaha dengan system penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan sistem usahanya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni cara memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang populer, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise yakni suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Bisnis waralaba merupakan strategi marketing yang bertujuan membangun jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat negosiasi jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, metode penjualan, system penataan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada aturan tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menyelenggarakan bisnis dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan upaya-upaya yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistim usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah teknik pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi perihal Pengertian Usaha Franchise Menurut International Franchise Association, kami harap postingan ini berguna untuk kalian. Kami berharap post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *