Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | Juli 9, 2018

Topik kita sekarang ialah Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, waralaba ialah pengaturan bisnis dengan sistem penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah teknik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melakukan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang terkenal, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba yaitu siasat pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, cara penjualan, system pemberesan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada aturan itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan kiat-kiat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan wujud dan sistem bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise yakni satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu strategi pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info tentang Pengertian Usaha Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, kami harap postingan ini membantu teman-teman semua. Tolong artikel ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *