Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | Oktober 16, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan terkait dengan Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise ialah pengendalian bisnis dengan metode penyerahan hak penerapan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan siasat memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba ialah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yakni suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Bisnis franchise ialah sistem pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya adalah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, sistim penjualan, strategi pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur, dan siasat-siasat yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memakai bentuk dan system usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi berkaitan dengan Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, semoga postingan kali ini membantu Anda. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *