Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

By | Maret 7, 2019

Pembahasan kita sekarang yaitu Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan usaha dengan metode pemberian hak penerapan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberi kewenangan buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu taktik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam melaksanakan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba yaitu suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Usaha franchise adalah taktik pemasaran yang bertujuan melebarkan network usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba adalah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, system penjualan, metode penataan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan upaya-upaya yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya menggunakan bentuk dan system usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info seputar Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut Para Ahli, kami harap postingan ini membantu kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *