Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

By | Januari 8, 2019

Pembahasan kita sekarang yakni Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengendalian usaha dengan system penyerahan hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee pun diberikan hak untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah cara memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise adalah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Usaha franchise yaitu sistem marketing yang bertujuan mengoptimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, siasat penjualan, strategi penataan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan bentuk dan sistim bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association, semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman semua. Kami berharap artikel ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *