Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

By | Juli 24, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

 Pengertian  Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengaturan bisnis dengan sistim pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberi hak buat membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah siasat memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Franchise yakni satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba yaitu suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Usaha waralaba yakni cara pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, system penjualan, sistim penataan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan strategi-strategi yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan wujud dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistim pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi perihal Pengertian Franchise Yang Sewajarnya Dipahami!, kami harap artikel kali ini berguna buat Anda. Kami berharap post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *