Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

By | November 14, 2018

Pembahasan kita kali ini yaitu Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba adalah pengendalian usaha dengan metode penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan sistem memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam melakukan bisnis. Waralaba ialah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise ialah suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Bisnis franchise merupakan teknik pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak terhadap franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan negosiasi jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, teknik penjualan, sistem penataan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk menjalankan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Franchise yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya mengaplikasikan bentuk dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah metode marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Pengertian Franchise Menurut International Franchise Association, semoga post ini bermanfaat buat kalian. Tolong artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *