Pengertian Franchise Menurut IFA

By | Desember 26, 2018

Topik kita kali ini ialah Pengertian Franchise Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise Menurut IFA

Dengan kata lain, franchise ialah pengaturan usaha dengan sistem pemberian hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah teknik memperluas network usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam melakukan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise yaitu suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Bisnis franchise yakni teknik pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yakni satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan negosiasi jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, siasat penjualan, sistem perapihan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan taktik-taktik yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan wujud dan system usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistem pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise Menurut IFA

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info seputar Pengertian Franchise Menurut IFA, semoga postingan kali ini membantu Anda. Mohon postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *