Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | Juli 8, 2018

Topik kita kali ini yaitu Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise merupakan kontrol usaha dengan sistim pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba adalah taktik pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise adalah suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, sistim pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada tata tertib itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan teknik-teknik yang sudah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Franchise merupakan system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan format dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info tentang Pengertian Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, semoga artikel kali ini bermanfaat buat kalian. Mohon postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *