Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | September 19, 2018

Topik kita sekarang adalah Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise yakni pengaturan bisnis dengan metode pemberian hak penerapan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak untuk membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni sistem memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yaitu suatu pengaturan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise yaitu cara pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise yakni suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kontrak jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, teknik penjualan, cara pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk melakukan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan cara-cara yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memakai format dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi tentang Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, semoga postingan kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Mohon postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *