Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

By | Januari 5, 2019

Sekarang kami akan bahas seputar Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba yaitu kontrol bisnis dengan cara pemberian hak penerapan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan untuk membuka bisnis dan mengimplementasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan sistem memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Waralaba ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Bisnis waralaba merupakan upaya pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise ialah suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin negosiasi jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasihat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, teknik penjualan, metode penataan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat mengoperasikan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan teknik-teknik yang sudah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan bentuk dan system usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu cara marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association, semoga postingan ini mencerahkan Anda. Kami berharap artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *