Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | Maret 10, 2019

Kali ini kami akan bahas berkaitan dengan Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian  Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, franchise adalah pengontrolan usaha dengan sistim pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun diberikan wewenang buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah cara memperluas jaringan usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melakukan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba ialah suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Bisnis waralaba adalah taktik marketing yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba merupakan satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, siasat penjualan, strategi penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut perjanjian waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan siasat-siasat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Franchise yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan format dan sistem bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise ialah satu lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah teknik pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi mengenai Pengertian Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, kami harap post ini membantu Anda. Tolong post ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *