Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | November 2, 2018

Pembahasan kita sekarang yaitu Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol bisnis dengan sistem pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee pun diberi wewenang untuk membuka usaha dan memakai keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu teknik memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang terkenal, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise ialah taktik marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kontrak jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba ialah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, system penjualan, teknik pembenahan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada regulasi itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan bentuk dan sistem usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi mengenai Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, semoga post kali ini membantu kalian. Kami berharap postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *