Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

By | September 9, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan tentang Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan usaha dengan cara penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah cara memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam melaksanakan usaha. Waralaba yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yaitu suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Usaha waralaba yakni cara marketing yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise adalah suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, taktik penjualan, sistem pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengerjakan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan kiat-kiat yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan wujud dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info seputar Pengertian Bisnis Waralaba Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen, kami harap post ini berguna buat sahabat semua. Kami berharap postingan ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *