Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

By | Januari 21, 2019

Topik kita kali ini yakni Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dengan kata lain, waralaba adalah pengontrolan usaha dengan metode penyerahan hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee juga dikasih wewenang buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu strategi memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam melakukan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang populer, serta system manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise yakni suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Usaha waralaba yakni strategi marketing yang bertujuan membangun jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistim penjualan, teknik pemberesan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kesepakatan franchise. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menjalankan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Waralaba merupakan system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan bentuk dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian info perihal Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen, kami harap post kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap post ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *