Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

By | Desember 3, 2018

Sekarang kami akan jelaskan terkait dengan Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, franchise ialah pengendalian bisnis dengan sistem pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga dikasih hak untuk membuka bisnis dan melakukan keseluruhan sistem usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah sistem memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Bisnis waralaba merupakan metode marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistim penjualan, metode penataan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada tata tertib tersebut, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan taktik-taktik yang sudah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan format dan sistem bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yakni satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah teknik pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi tentang Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise Menurut International Franchise Association, semoga post kali ini membantu Anda. Tolong postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *