Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

By | Mei 29, 2018

Kali ini kami akan ulas berkaitan dengan Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba yakni pengontrolan bisnis dengan cara pemberian hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberi hak buat membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni siasat memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merek dagang kondang, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise adalah suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Usaha waralaba yaitu strategi pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise yakni satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, sistem pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan siasat-siasat yang udah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Waralaba merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan format dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah system marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi terkait dengan Pengertian Bisnis Franchise Menurut International Franchise Association, semoga postingan ini membantu kalian. Mohon artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *