Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

By | November 9, 2018

Pembahasan kita sekarang yakni Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Dengan kata lain, franchise merupakan pengaturan usaha dengan cara pemberian hak penerapan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistem usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah teknik memperluas network bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengerjakan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Bisnis franchise yakni strategi pemasaran yang bertujuan melebarkan network usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise ialah satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, taktik penjualan, strategi pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat mengoperasikan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan metode-metode yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata menerapkan format dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info berkaitan dengan Pengertian Bisnis Franchise Menurut IFA, kami harap artikel ini mencerahkan kalian. Mohon post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *