Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

By | Juni 8, 2018

Topik kita kali ini yaitu Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise ialah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengaturan usaha dengan cara penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan sistem usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah siasat memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Bisnis franchise adalah cara marketing yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, teknik penjualan, strategi pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada peraturan itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menyelenggarakan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan kiat-kiat yang udah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Franchise yaitu system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan bentuk dan system usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah system pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi mengenai Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah, semoga postingan ini berguna untuk kalian. Tolong artikel ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *