Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

By | Juli 25, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dengan kata lain, franchise merupakan penguasaan usaha dengan sistim pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni taktik memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Waralaba adalah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise yaitu suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Usaha franchise merupakan cara marketing yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise adalah satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan negosiasi jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasihat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, sistim pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kemufakatan franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melakukan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan strategi-strategi yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya menerapkan bentuk dan sistem bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu strategi pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi seputar Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Pemerintah Indonesia, semoga postingan ini membantu kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *