Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

By | Maret 9, 2019

Topik kita kali ini yakni Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan bisnis dengan system pemberian hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah strategi memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba ialah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merek dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Bisnis waralaba yaitu metode pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise merupakan satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, system penjualan, strategi pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan cara-cara yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Waralaba yakni sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi tentang Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut International Franchise Association, semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Anda. Mohon artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *