Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

By | Desember 6, 2018

Topik kita kali ini adalah Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan usaha dengan metode penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak buat membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistim usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu cara memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Usaha waralaba ialah upaya pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak kepada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba ialah suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, system penjualan, sistim penataan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada regulasi tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan format dan sistim bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu teknik marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut AFI, kami harap artikel ini berguna untuk kalian. Tolong postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *