Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

By | Oktober 28, 2018

Topik kita sekarang yaitu Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Pengertian  Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengendalian usaha dengan metode penyerahan hak penerapan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan melakukan keseluruhan sistem usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni upaya memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menerapkan usaha. Waralaba ialah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise adalah suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Usaha waralaba yaitu siasat marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise adalah suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, nasihat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba ialah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, sistim penjualan, teknik perapihan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan cara-cara yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Waralaba yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya memakai wujud dan sistim bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah system pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi seputar Paham Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!, kami harap artikel kali ini membantu kalian. Tolong post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *