Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Agustus 27, 2018

Di artikel ini kami akan ulas tentang Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan penguasaan usaha dengan sistim penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan buat membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni metode memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang populer, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Bisnis waralaba yakni teknik pemasaran yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, nasehat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, siasat penjualan, siasat pembenahan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya menggunakan format dan sistim usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi mengenai Paham Pengertian Usaha Waralaba? Mengapa Enggak!, semoga postingan ini berguna buat kawan-kawan semua. Kami berharap post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *