Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

By | Mei 25, 2018

Di artikel ini kami akan ulas perihal Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu kontrol usaha dengan sistim penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Usaha franchise merupakan upaya marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise yakni satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, taktik penjualan, sistem perapihan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada peraturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan cara-cara yang udah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Franchise merupakan system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menerapkan format dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah metode pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info berkaitan dengan Paham Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!, semoga postingan kali ini berguna untuk kalian. Mohon postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *