Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

By | Maret 10, 2019

Topik kita sekarang adalah Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise yakni penguasaan usaha dengan metode penyerahan hak penerapan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun dikasih kewenangan untuk membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan upaya memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang kenamaan, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba yakni suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Usaha waralaba merupakan strategi marketing yang bertujuan membangun network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, taktik penjualan, strategi penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan strategi-strategi yang udah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Waralaba yaitu system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang rata-rata memakai format dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah taktik pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info berkaitan dengan Paham Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Tidak!, kami harap artikel kali ini berguna buat teman-teman semua. Mohon postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *